KEBUMEN, Times7.id,– Guna melaporkan kinerja selama tahun 2024, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Kedungpuji menggelar Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di aula balai desa pada Selasa, 25 Februari 2025. Acara ini juga membahas rencana program kegiatan untuk tahun 2025.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Kedungpuji beserta jajaran perangkat desa, didampingi oleh pembina UPZ, ketua RW, serta para ketua RT. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi dalam pengelolaan dana zakat, infaq dan shadaqah (ZIS) di tingkat desa.
Para peserta tampak aktif terlibat dalam diskusi, menanggapi setiap pemaparan dengan pertanyaan dan saran konstruktif. Berbagai pencapaian di tahun 2024 menjadi sorotan utama, termasuk peningkatan jumlah penerima manfaat serta efektivitas penyaluran dana ZIS.
Selain itu, evaluasi terhadap tantangan yang dihadapi turut menjadi bahan pembahasan untuk memastikan program di tahun 2025 dapat berjalan lebih optimal.
Ketua UPZ Desa Kedungpuji, Budiyono, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung program UPZ sepanjang tahun 2024. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa, RT, dan RW yang selalu berperan aktif dalam pengelolaan ZIS. Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama kita semua,” ujarnya.
Budiyono juga menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar ZIS. “Jumlah penerimaan ZIS tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi ZIS kepada masyarakat,” imbuhnya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Budiyono menegaskan bahwa UPZ berkomitmen untuk memperkuat program edukasi dan pendekatan langsung ke warga. “Kami akan lebih aktif turun ke masyarakat agar kesadaran berzakat, infaq dan shadaqah semakin meningkat,” harapnya.
Budiyono juga menambahkan bahwa UPZ Desa Kedungpuji akan terus mengembangkan program ZIS di berbagai sektor. “Tahun 2025, kami akan lebih fokus pada pengelolaan ZIS Pertanian, Profesi, dan Usaha. Dengan adanya program ini, diharapkan potensi ZIS dari petani, pekerja profesional, serta pelaku usaha dapat lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas,” jelasnya.
Melalui laporan ini, UPZ berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat. “Kami optimis program tahun 2025 bisa berjalan lebih optimal dengan dukungan semua pihak. Kedungpuji yang berkah dan makmur menjadi visi utama kami ke depan,” pungkasnya yang juga Sekretaris UPZ khusus Zakat K3S Kecamatan Sempor itu.
Pembina UPZ, Bambang Purwanto, S.Ag., dalam tausiyah singkatnya mengingatkan pentingnya ZIS sebagai bentuk kepedulian sosial. “ZIS tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membebaskan kita dari sifat bakhil. UPZ hadir untuk memastikan dana ZIS dikelola dengan baik dan transparan,” tuturnya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa UPZ merupakan bagian dari sistem resmi Baznas. “UPZ adalah kepanjangan tangan Baznas dari tingkat desa hingga pusat. Masyarakat tidak perlu ragu untuk menyalurkan zakatnya melalui UPZ,” tambahnya.
Bambang turut mengajak para ketua RT dan RW untuk terus bersinergi dalam pengumpulan zakat. “Terlebih saat ini kita memasuki bulan Syaban, semangat berbagi harus lebih kuat dari sebelumnya. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya berzakat, infaq dan shadaqah.” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungpuji, Bardiantoro, S.Sos., menyoroti kewajiban penyetoran dana ZIS ke Baznas Kabupaten. “Sebanyak 30% dari dana ZIS yang terkumpul harus disetorkan ke Baznas Kabupaten. Namun, manfaat yang diterima masyarakat dari Baznas sangat besar,” ujar Bardiantoro.
Beberapa bantuan dari Baznas Kabupaten Kebumen telah disalurkan kepada warga. Sebanyak 11 pelaku UMKM mendapatkan bantuan modal usaha. Program ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil.
Selain itu, ada bantuan peternakan yang diberikan kepada 5 orang warga. Program ini diharapkan dapat membantu warga dalam mengembangkan usaha ternak. Sementara itu, dua keluarga menerima bantuan bedah rumah dari Baznas Kabupaten Kebumen.
Tak hanya itu, Bantuan lain yang disalurkan berupa alat kesehatan untuk 3 warga yang membutuhkan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat. Semua program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga Kedungpuji. (*)