Wastu Sadina Hartono, meraih Juara 1 FLS3N 2026 cabang Komik Digital usai menunaikan ibadah umrah
KEBUMEN, Times7.id,- Doa di Tanah Suci Makkah berbuah prestasi membanggakan bagi siswa SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, Wastu Sadina Hartono, yang meraih Juara 1 FLS3N 2026 cabang Komik Digital usai menunaikan ibadah umrah.
Pada kesempatan tersebut, prestasi diraih dalam ajang tingkat Kabupaten Kebumen yang digelar pada Selasa (28/4/2026) di SMA Negeri 1 Kebumen.
Adapun, kompetisi ini diikuti oleh 18 peserta dari berbagai SMA, SMK, MA, dan MAK sederajat di Kabupaten Kebumen, dengan persaingan yang berlangsung ketat.
Sejak awal perlombaan, para peserta menampilkan karya terbaik di bidang komik digital, sehingga persaingan berjalan cukup sengit.
Di tengah ketatnya kompetisi tersebut, satu nama berhasil mencuri perhatian dewan juri dan unggul dari peserta lainnya.
Akhirnya, Wastu berhasil meraih skor tertinggi yakni 283 poin dan mengamankan posisi Juara 1. Di posisi berikutnya, Juara 2 diraih Cindy Aulia W. dari SMK Negeri 1 Kebumen dengan skor 277. Sedangkan, Juara 3 diraih Lintang Sarikirana dari SMA Negeri 2 Kebumen dengan skor 274.
Dengan hasil tersebut, Wastu resmi menjadi wakil Kabupaten Kebumen untuk melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Lebih dari sekadar prestasi, kisah ini menjadi sorotan karena latar belakang spiritual yang menyertainya.
Diketahui, Wastu baru saja menunaikan ibadah umrah pada Februari 2026 sebelum mengikuti lomba ini. Selama perjalanan tersebut, ia menjalani ibadah pada 4 hingga 16 Februari 2026 di Tanah Suci Makkah.
Menurut pengakuannya, pengalaman itu memberikan ketenangan batin dan pengaruh positif dalam dirinya.
“Saya tidak menyangka bisa juara 1. Rasanya kaget, senang, dan bersyukur,” ungkap Wastu.
Sebelum lomba berlangsung, ia melakukan berbagai persiapan matang dari berbagai aspek. Ini mulai dari kesiapan mental dan fisik, hingga memperbanyak doa menjadi bagian penting dalam prosesnya.
“Yang paling penting itu usaha dan doa,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Kebumen, Sehat Kandiawan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Dalam keterangannya, Kasek Sehat menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih siswanya.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim FLS3N atas pencapaian luar biasa di tingkat Kabupaten Kebumen Tahun 2026. Ini menjadi bukti bahwa ikhtiar, doa, serta dukungan guru dan orang tua tidak sia-sia,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi kebanggaan bersama seluruh warga sekolah.
Tak hanya itu, Kasek Sehat juga berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi.
“Prestasi ini milik kita semua. Semoga menjadi penyemangat bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi di berbagai ajang, baik FLS3N, LKS, O2SN, maupun lomba lainnya,” lanjutnya.
Secara khusus, pihaknya juga memberikan pesan kepada Wastu agar tetap menjaga sikap dan terus berkembang.
“Untuk Wastu Sadina Hartono, jangan cepat puas, tetap rendah hati, jaga adab, dan siapkan diri melaju ke tingkat provinsi. Sekolah bersama orang tua akan terus mendukung,” tuturnya.
Sebagai pimpinan sekolah, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar tersebut juga menutup dengan pesan motivasi kepada seluruh tim.
“Terus semangat. Kita bisa, kalau bukan kita, siapa lagi; kalau bukan sekarang, kapan lagi. Doa kami menyertai,” pungkasnya.
Sementara itu, dewan juri menilai karya peserta berdasarkan empat aspek utama, yakni tema, narasi, kreativitas dan orisinalitas, serta estetika visual.
Penilaian tersebut menjadi dasar penentuan hasil akhir, dengan keputusan juri yang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Di balik prestasinya, Wastu dikenal sebagai sosok sederhana dengan hobi menggambar dan melukis sejak lama. Selain itu, ia juga aktif mengasah kemampuan di bidang ilustrasi dan desain visual.
Ke depan, ia memiliki cita-cita menjadi desainer interior sekaligus ilustrator profesional. Harapan tersebut kini semakin terbuka seiring prestasi yang ia raih di FLS3N 2026.
Sementara di lingkungan keluarganya, gadis asal Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen ini merupakan putri dari pasangan H. Mulud Sudiro Hartono dan Hj. Hermi Lestari.
Dalam perjalanan pendidikannya, dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan utama yang terus menguatkan langkahnya. Pada akhirnya, kisah Wastu menjadi inspirasi bagi banyak pelajar di Kebumen untuk terus berusaha dan berani bermimpi.
Perjalanan spiritual hingga panggung juara membuktikan bahwa doa dan usaha berjalan beriringan. Bagi Wastu, capaian ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Sementara itu, kontingen SMK Negeri 1 Karanganyar juga turut menyumbangkan prestasi di beberapa cabang lomba FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Kebumen. Pada cabang Cerita Pendek, Diah Ayu Khumairoh meraih Juara 2, disusul Ferlani Aulia yang juga meraih Juara 2 pada cabang Monolog.
Selain itu, Naila Dwi Hasna berhasil meraih Juara Harapan 1 pada cabang Jurnalistik, serta Dewi Cahyaningtyas meraih Juara Harapan 3 pada cabang Cipta Puisi. Capaian ini menambah deretan prestasi sekolah dalam ajang tersebut.
Dengan hasil ini, SMK Negeri 1 Karanganyar semakin menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan bakat siswa di berbagai bidang lomba FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Kebumen. (*)