KEBUMEN, Times7.id,– Berbagai cara dilakukan warga Kebumen untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah. Salah satunya terlihat di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, yang memancarkan semangat kebersamaan yang luar biasa.

Antusiasme warga desa sangat terasa dengan dihiasinya jalan menuju Masjid Nurul Falaah. Sepanjang jalan, pernak-pernik menarik dan lampion berwarna-warni menghiasi, menambah keindahan suasana.

Warga Desa Kedungpuji berkolaborasi menghiasi jalan dengan 600 lampion hasil karya ibu-ibu rumah tangga setempat. Lampion-lampion tersebut dibuat dengan bahan sederhana, seperti botol bekas air mineral dan lakban warna-warni, yang disulap menjadi hiasan memukau.

Tak hanya lampion, gapura megah juga dibangun sebagai penyambut jamaah yang hendak menunaikan ibadah di masjid.

Bambang Purwanto, S.Ag., Ketua Takmir Masjid Jami’ Nurul Falaah desa Kedungpuji, menjelaskan bahwa inisiatif ini lebih dari sekadar dekorasi. “Pemasangan lampion ini bukan hanya hiasan, tapi juga simbol kebersamaan dan kekompakan warga dalam menyambut Ramadhan. Proses pembuatan lampion yang melibatkan ibu-ibu jamaah masjid juga mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya pada Selasa (18/02/2025).

Setiap RT di wilayah tersebut mengumpulkan 50 botol bekas air mineral yang dilakban untuk membuat lampion. Dengan kontribusi dari 12 RT, total lampion yang terpasang mencapai 600 buah, menghiasi jalan menuju masjid sepanjang 1 kilometer. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan yang mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong warga.

Bambang menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal perayaan, namun juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan penuh berkah. “Program ini adalah bentuk partisipasi seluruh jamaah yang dilaksanakan dengan niat ikhlas, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.

Selain pemasangan lampion, berbagai kegiatan telah dipersiapkan oleh pihak takmir masjid untuk menyambut Ramadhan, antara lain kerja bakti, pawai ta’aruf, kuliah tarawih, pasar sore Ramadan, tadarus Al-Quran setiap malam, serta program lainnya seperti gerakan infaq Ramadhan.

Tak hanya itu, kegiatan lainnya juga telah direncanakan, seperti kajian, buka bersama Remaja Islam Masjid (Risma), mabit, seminar remaja, dongeng islami di panggung ceria, pengajian peringatan Nuzulul Quran, i’tikaf 10 hari terakhir Ramadan, serta optimalisasi gerakan Nurul Falaah bersedekah melalui wakaf tanah masjid, zakat fitrah, takbir keliling, dan kerja bakti pasca Ramadan.

Dengan total 19 item kegiatan dalam program “Ramadan Bergema Edisi #15” bertajuk “Ramadan: Festival Cinta dan Kebajikan”, semua kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta ikatan antar jamaah.

Dwi Indra Setiawan, salah seorang warga setempat, sangat antusias dengan kegiatan ini. Menurutnya, program-program yang ada mempererat kerukunan antarwarga. “Setiap tahunnya, suasana Ramadan selalu ramai. Banyak kegiatan yang bisa dikerjakan bersama-sama, jadi warga semakin kompak dan kerukunan semakin terjalin,” ujarnya dengan senyum bahagia. (Din)

By times7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *