KEBUMEN, Times7.id,- World Pay One (WPONE) sebuah model Investasi baru akhir akhir ini mulai diperkenalkan di Kabupaten Kebumen. Investasi yang menjanjikan keuntungan berlipat ini menjanjikan kesejahteraan bagi para anggotanya.
Seminar WPONE sendiri dilakukan di aula Candisari hotel pada Minggu, (16/02/25). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh puluhan orang, dan ada puluhan hadiah menarik bagi masyarakat yang mau bergabung pada saat sosialisasi.
Top Leader WPONE Sunaryo mengatakan hadirnya investasi ini adalah untuk membantu masyarakat agar perekonomiannya menjadi lebih baik. Terlebih di situasi perekonomian yang tidak menentukan saat ini.
Menurutnya WPONE memberikan solusi bagi masyarakat, untuk mendapatkan kesejahteraan melalui investasi tersebut. Apalagi investasi ini menjanjikan keuntungan belipat bagi anggotanya.
” Kita kenalkan ke masyarakat WPONE itu, jadi initinya supaya kita bisa membantu masyarakat, supaya, perekonomiannya menjadi lebih baik,” ujarnya.
WPONE ini bentuknya aplikasi sehingga mudah digunakan oleh masyarakat. Jadi masyarakat yang ingin bergabung bisa mendownloadnya melalui ponsel android di PlayStore.
Usai didownload, baru kemudian bisa registrasi, dan satu akun yang masuk di aplikasi tersebut, adalah satu KTP dan satu nomor rekening, serta satu nomor Whatsapp. Dengan minimal join yakni Rp 500 ribu.
” Download di PlayStore, baru nanti kita registrasi untuk satu akun itu satu rekening, satu KTP dan satu nomor whatsapp, dengan minimal join itu Rp 500 ribu,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Jamilah mengatakan kegiatan ini untuk memfasilitasi para anggota WPONE maupun masyarakat Kebumen yang belum bergabung, agar mengetahui lebih tentang aplikasi ini. Sebuah bisnis baru, yang menawarkan keuntungan bagi para anggotanya. Untuk peserta seminar sendiri lintas Kabupaten, ada dari Kebumen Jogja dan Banyumas.
Dikatakan ia awal bergabung adalah untuk coba coba dengan modal awal Rp 500 ribu. Dan saat ini sudah sebulan setengah bergabung, dirinya mengaku sudah menikmati keuntungannya.
” Hanya coba-coba, karena saya belum pernah mengikuti sama sekali tentang bisnis seperti ini, dengan modal paling minim Rp 500 ribu pada bulan Desember, sekarang satu bulan setengah saya sudah menikmati hasilnya,” jelasnya.(*)