KEBUMEN, Times7.id,- Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen secara resmi menggelar serah Terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Kebumen periode 2025-2030 Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah. Namun sayang pada kesempatan tersebut, mantan Bupati Arif Sugiyanto dan Wakilnya Ristawati Purwaningsih tidak hadir untuk serah terima jabatan.
Sertijab secara resmi diwakili oleh Sekda Kebumen Edi Riyanto bersama Kepala Dinas ESDM Jateng Boedya Darmawan yang berlangsung di pendopo Kabumian Rabu, (5/03/24). Hadir pada kesempatan tersebut seluruh jajaran Forkopimda Kebumen, dan seluruh jajaran OPD Kabupaten Kebumen, serta sejumlah tim sukses.
Usai serah Terima jabatan, pada kesempatan tersebut Bupati Lilis Nuryani langsung melakukan pelantikan Ketua TP PKK Kebumen Hj Nurjanah, Istri dari wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan wakilnya Ristawati Purwaningsih, yang telah mendedikasikan diri untuk pembangunan Kebumen. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kebumen, yang telah dengan semangat gotong Royong ikut mensukseskan pembangunan di kabupaten Kebumen.
“Terimakasih kepada pak arif Sugiyanto atas dedikasinya dalam membangun Kebumen, semoga membawa Manfaat di masa yang akan datang, terimaksih jajaran pemerintahan forkopimda, ormas, dunia usaha dan masyarakat Kebumen yang telah membangun Kebumen dengan semangat gotong royong dan kebersamaan,” ujarnya.
Bupati Lilis menyampaikan ini adalah awal perjalanan dalam nengemban tugas amanah masyarakat Kabupaten Kebumen. Pihaknya berjanji, akan mengemban sepenuh hati amanah tersebut, dan akan menjadi pemimpin yang senantiasa Ngopeni, Ngayemi dan Ngayemi.
Membuat kebijakan yang memihak ke masyarakat, dan menjadikan Kebumen tempat aman dan tentram dengan berlandaskan pada Kebumen Berdaya, (Beriman, Maju, Sejahtera dan Berbudaya)
“Hari ini awal perjalanan, mengemban amanah yang diberikan masyarakat Kebumen, kami emban sepenuh hati, kepemimpinan tentang ngopeni ngayomi ngayemi, Kebijakan yang memihak ke masyarakat, menjadikan Kebumen tempat aman dan nyaman berlandaskan pada kebumen berdaya beriman, maju sejahtera dan berbudaya,” ungkapnya.
Lebih lanjut Lilis menyampaikan Kemiskinan di Kebumen hingga kini masih menjadi permasalahan serius, yang menjadikan predikat Kabupaten termiskin melekat erat di kabupaten berslogan semarak tersebut. Bahkan predikat tersebut telah bertahun-tahun disandang oleh Kabupaten Kebumen.
Menurut Bupati Lilis, untuk lepas dari predikat tersebut butuh keseriusan dari pemerintah, dengan pembangunan yang memihak ke masyarakat kecil. Salah satunya dengan memberikan akses layanan dan kesehatan bagi masyarakat.
Serta mendorong Sumber daya Manusia Kebumen agar memiliki daya saing. Selain itu, jaminan sosial dan kesehatan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan begitu, pihaknya yakin pada pemerintahan Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah Kebumen bisa terbebas dari Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah.
“Kemiskinan permasalahan serius yang bertahun-tahun kabupaten termasuk di Jateng, komitmen untuk dapat melepas dari predikat kabupaten termiskin, Masyarakat Kebumen mendapatkan akses yang layanan, dan kesehatan, mendorong SDM Kebumen yang baik dan berdaya saing, jaminan kesehatan dan sosial harus diberikan ke masyarakat yang membutuhkan Kami ingin menghadirkan pembangunan yang merata hingga Pelosok desa, desa semakin mandiri dan tangguh dari segala tantangan,” pungkasnya.