KEBUMEN, Times7.id,- Menjadi muda bukan sebuah penghalang untuk meraih prestasi, mungkin kalimat tersebut pantas disematkan pada salah seorang siswa SMK Negeri 1 Karanganyar Kebumen Jawa Tengah. Bukan hanya menjadi kebanggaan bagi orang tua, namun juga bagi sekolah dan tempat tinggalnya yakni Kebumen.

Siswi Inspiratif tersebut adalah Kamilia, siswi yang berhasil menorehkan prestasi, dengan meraih Juara I Lomba Karya Jurnalistik dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kebumen tahun 2025.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap talenta pelajar, ajang FLS3N yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini bertujuan mengembangkan kompetensi dan bakat di bidang seni pertunjukan maupun seni cipta.

Kompetisi tingkat kabupaten tersebut dilaksanakan pada Sabtu, (14/6/2025), bertempat di SMK Negeri 1 Puring Kabupaten Kebumen, dan diikuti oleh puluhan siswa SMA/SMK se-Kabupaten Kebumen dengan menghadirkan para praktisi seni sebagai dewan juri.

Dalam ajang tersebut, Kamilia berhasil memikat hati juri melalui karya feature jurnalistik berjudul “Menilik Warisan Budaya Leluhur di Lembah Kajoran.”

Tulisan itu mengupas kekayaan budaya lokal di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, yang masih lestari hingga kini, seperti tradisi kenduri, kirab budaya, ruwat bumi, hingga seni cepetan, seni pertunjukan khas yang lahir pada masa penjajahan sebagai simbol perjuangan dan identitas warga.

Melalui tulisannya yang mendalam dan peka terhadap nilai budaya, Kamilia berhasil menyoroti semangat anak-anak Kajoran dalam melestarikan seni cepetan melalui Paguyuban Seni Topeng Ngesti Budoyo.

Di tengah keterbatasan sarana, mereka tetap tekun berlatih gerak, disiplin, serta menjaga kekompakan untuk merawat identitas budaya yang diwariskan leluhur.

Usai penyerahan penghargaan, Kamilia mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas pencapaian ini. “Saya sangat bersyukur dan bangga karena kerja keras ini mendapat apresiasi. Semoga karya saya bisa menggugah generasi muda untuk lebih mencintai budaya leluhur,” ucapnya bersemangat.

Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik, Sefudin, S.Kom., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap capaian siswanya. “Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi, ketekunan, dan kepekaan Kamilia dalam mengangkat nilai-nilai budaya lokal. Semoga hal ini memotivasi anggota jurnalistik lainnya untuk terus berkarya dan membawa inspirasi,” ungkapnya bangga.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Sehat Kardiawan, S.Pd., M.Pd., juga menyatakan rasa bangganya. “Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga menjadi awal dari karya-karya hebat lainnya, serta memperkuat komitmen kami dalam menumbuhkan karakter dan kecintaan siswa terhadap budaya bangsa,” tuturnya.

Di sisi lain, Tri Sujatmoko selaku Ketua Paguyuban Seni Topeng Ngesti Budoyo menyatakan bahwa nama paguyuban dipilih dengan harapan luhur agar warisan budaya tetap lestari.

“Ini bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan jati diri kami. Anak-anak inilah harapan masa depan budaya kita,” ujarnya penuh semangat.

Kini, Kamilia bersiap melangkah ke tingkat selanjutnya, mewakili Kabupaten Kebumen dalam FLS3N tingkat Cabang Dinas Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah. Karyanya menjadi bukti nyata bahwa jurnalistik bukan sekadar menulis, tetapi dapat menjadi jembatan pelestarian budaya sekaligus sumber inspirasi menuju Indonesia Emas 2045. (sfd)

By times7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *