KEBUMEN, Times7.id, – Usai menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) 2024, UPZ Desa Kedungpuji tak tinggal diam. Mereka turun langsung ke masyarakat untuk mengoptimalkan kinerja melalui agenda Lapanan Rutin RT-an di RT 003 RW 002, yang digelar di rumah Bapak Ratno pada Kamis (6/3/2025) malam.
Ketua UPZ Desa Kedungpuji, Budiyono, S.Pd., didampingi Sekretaris UPZ, Sefudin, hadir sebagai kepanjangan tangan Baznas Kabupaten Kebumen. Dengan penuh semangat, mereka menyosialisasikan program ZIS yang dikelola UPZ, mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam zakat, infak, dan shodaqoh demi membangun kesejahteraan umat.
Budiyono menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan berbagi yang dapat membangun kesejahteraan bersama. Pihaknya mengajak warga untuk lebih sadar dalam menunaikan zakat, karena selain membersihkan harta, juga mensucikan jiwa serta zakat juga membawa keberkahan bagi semua.
Selain itu, warga mendapat pemahaman mendalam tentang berbagai program bantuan yang dapat diakses melalui Baznas Kabupaten Kebumen, membuka peluang lebih luas bagi mereka yang membutuhkan. “Warga bisa mendapatkan bantuan bedah rumah, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi,” jelas Budiyono.
Tak hanya itu, UPZ Desa Kedungpuji juga berencana memperluas cakupan program ZIS. “Tahun 2025, kami akan lebih fokus pada pengelolaan ZIS Pertanian, Profesi, dan Usaha,” ungkap Budiyono.
Melalui program ini, potensi zakat dari petani, pekerja profesional, dan pelaku usaha diharapkan dapat dimaksimalkan, sehingga manfaatnya semakin luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Baznas Kabupaten Kebumen sendiri telah menyalurkan berbagai bantuan bagi warga Desa Kedungpuji, seiring dengan komitmen UPZ Desa Kedungpuji untuk mengikuti aturan dari Baznas Kabupaten untuk menyetor 30% Pengumpulan ZIS ke Baznas Kabupaten setiap tahunanya.
Sebanyak 11 pelaku UMKM menerima modal usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, lima warga kurang mampu mendapat bantuan peternakan untuk mengembangkan usaha mereka.
Lebih dari itu, dua keluarga di Desa Kedungpuji memperoleh bantuan bedah rumah, sementara tiga warga yang membutuhkan juga menerima alat kesehatan. Seluruh program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pemahaman yang baik tentang zakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikannya. Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga membantu kesejahteraan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi.
Untuk mendukung hal ini, Baznas Kabupaten Kebumen menjalankan program seperti Kebumen Sadar Zakat, Kebumen Taqwa, Kebumen Cerdas, Kebumen Peduli, Kebumen Sehat, dan Kebumen Makmur. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kepedulian terhadap zakat, khususnya di Desa Kedungpuji.
“Kami optimis, dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, program-program ini dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Budiyono, yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Kedungpuji.
Sementara itu, Ketua RT 003 RW 002, Ngatimin, mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif UPZ yang dinilainya sangat bermanfaat bagi warganya. “Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya zakat,” ujarnya penuh harap.(SFD)