KEBUMEN, Times7.id, – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Kedungpuji kembali menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada warga yang berhak (mustahiq) pada Ahad (27/4/2025) pagi.

Kegiatan penuh keberkahan ini digelar secara serentak di dua masjid desa, yakni Masjid Nurul Falaah dan Masjid Babus Salam Kedungpuji.

Pada pentashorufan kali ini, padi yang berhasil dikumpulkan sebelum proses penggilingan mencapai 2.393 kg.

Setelah melalui proses penyelipan, terkumpul 1.475 kg beras yang kemudian dipacking menjadi 343 kantong dengan ukuran berat yang sama.

Tidak hanya fakir miskin, para sabilillah (Imam Masjid dan Mushola, para khotib serta ustadz/ustadzah TPQ se-Kedungpuji) juga mendapat bagian.

Selain beras, para mustahiq juga menerima uang tunai sebesar Rp50.000 per orang sebagai bentuk dukungan tambahan bagi perekonomian keluarga.

Total penerima manfaat terdiri dari 328 mustahiq, sementara 6 amil zakat dan 4 tenaga packing turut berperan dalam kelancaran distribusi.

Sutejo, salah satu penerima manfaat dari RW III, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, sangat membantu perekonomian keluarga. Selain mendapatkan beras, kami juga menerima santunan uang. Semoga semua pihak yang terlibat mendapat keberkahan dari UPZ,” ujarnya penuh haru.

Senada dengan itu, Parsini dari RW II juga menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada UPZ dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi di tengah kebutuhan yang terus meningkat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan membawa manfaat bagi banyak orang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua UPZ Desa Kedungpuji, Budiyono, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk komitmen untuk menjaga amanah dari para muzakki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga amanah ini dengan baik. Semoga bantuan yang diberikan mampu meringankan beban saudara-saudara kita dan semakin mempererat rasa kepedulian serta kebersamaan di Desa Kedungpuji,” jelasnya.

Kegiatan pentashorufan ini tidak hanya menjadi wujud nyata dari semangat berbagi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat. Dengan adanya bantuan berupa beras dan uang tunai, diharapkan kebutuhan dasar para mustahiq dapat terpenuhi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. (Sef)

By times7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *