SEMARANG, Times7.id,– Akademi Perempuan NasDem menyelenggarakan Training Care Leadership bagi para pemimpin perempuan Partai NasDem se-DPW Jawa Tengah. Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Ibis Style pada Sabtu (1/7/26) ini menjadi pelaksanaan Care Leadership dari Akademi Perempuan NasDem (APN) pertama secara luring yang diselenggarakan melalui kerjasama dengan Pengurus DPW.
Pelatihan ini bertujuan membangun kapasitas kepemimpinan perempuan yang tidak hanya kuat dalam pengambilan keputusan, tetapi juga berlandaskan kepedulian, empati, dan kemampuan merawat diri, keluarga dan komunitas berdasar Konsep Ekologi Rahim berdasar Feminisme Pancasila. Konsep Care Leadership diyakini menjadi pendekatan kepemimpinan yang relevan dalam menjawab krisis multi dimensi Indonesia saat ini.
Salah satu pendiri APN, Eva Sundari, menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif adalah berdasar kesadaran untuk mendukung pertumbuhan diri, organisasi dan masyarakat secara berkelanjutan sesuai sila-sila Pancasila terutama sila 2 dan 5 Pancasila.
“Kita akan bisa merawat masyarakat jika kita mampu merawat diri sendiri terlebih dulu. Care Leadership mengajarkan bahwa kepedulian bukan kelemahan, tetapi sumber kekuatan kepemimpinan,” Eva Sundari.
Kegiatan ini dibuka dengan pengantar dari Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI, yang menekankan pentingnya penerapan Care Leadership bagi kader-kader perempuan sebagai bekal dalam membangun kepemimpinan yang inklusif, berempati, serta mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Turut hadir Amelia Anggraini, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem. Amelia menegaskan bahwa perempuan harus memiliki kesempatan dan ruang yang setara untuk menyampaikan gagasan, bahkan suara-suara yang jarang didengar.
“Perempuan harus terlibat setara dalam proses pengambilan keputusan, serta memimpin di berbagai ruang publik. Perempuan sebaiknya terus hadir di setiap agenda politik untuk menempatkan kepentingan serta perlindungan anak sebagai bagian penting dari proses pembangunan bangsa.”
Hadir juga Andina Narang, Ketua Garnita Malahayati NasDem, yang mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Gerakan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Dari mendengar keluhan warga, mendampingi perempuan, memperjuangkan hak anak, membantu keluarga, hingga menggerakkan komunitas di lingkungan sekitar. Di situlah kekuatan perempuan sesungguhnya.” Menurutnya, kepemimpinan tidak selalu lahir dari podium, tetapi dari kepedulian, ketulusan, dan keberanian untuk hadir di tengah masyarakat.
Melalui Training Care Leadership ini, Akademi Perempuan NasDem berharap dapat melahirkan kader-kader perempuan yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang tangguh, berintegritas, serta mampu menghadirkan politik yang lebih humanis, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat dengan pola Asih, Asah, Asuh. Kegiatan yang diikuti oleh 150 orang ini diharapkan menjadi model pengembangan kepemimpinan perempuan yang dapat diselenggarakan di berbagai daerah dan menjadi gerakan sosial untuk mewujudkan kesetaraan gender di masyarakat.