KEBUMEN, Times7.id – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen kembali menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hasil pertanian kepada 323 mustahik pada Ahad (14/9/2025) pagi.

Penyaluran ini merupakan wujud nyata solidaritas sosial warga desa melalui hasil panen padi, sekaligus bukti kepedulian dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Tak sekadar rutinitas, program ZIS pertanian ini berlandaskan Al-Baqarah ayat 267 dan UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, sehingga tradisi berbagi hasil panen tersebut bernilai ibadah sekaligus praktik sosial yang diakui negara.

Kegiatan ini dilaksanakan atas mandat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen. UPZ Desa Kedungpuji dipercaya sebagai perpanjangan tangan BAZNAS untuk memastikan distribusi ZIS berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Ketua UPZ Desa Kedungpuji, Budiyono, S.Pd., menyebut bahwa sebanyak 172 muzakki di desa Kedungpuji berpartisipasi dalam program ZIS pertanian tahun ini.

“Pengumpulan dilakukan berjenjang mulai dari Ketua RT pada 4–17 Agustus 2025, lalu melalui Ketua RW pada 18–24 Agustus, sebelum akhirnya diserahkan ke Balai Desa,” jelasnya.

Penyaluran dipusatkan di dua masjid jami’, yaitu Masjid Nurul Falaah dan Masjid Babussalam. Proses distribusi berlangsung khidmat dengan pengawasan tokoh agama, perangkat desa, serta dukungan para amil UPZ.

Setiap mustahik menerima beras kemasan seberat 3,2 kilogram. Sementara enam amil UPZ dan lima tenaga pengemasan turut memperoleh bagian yang sama sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Budiyono menegaskan, UPZ Desa Kedungpuji berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran ZIS.

Ia menilai, amanah dari para muzakki harus dikelola dengan baik agar manfaatnya benar-benar sampai kepada yang berhak.

“Kami ingin hasil panen dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Semoga semangat berbagi para muzakki memperkokoh solidaritas sosial dan berlanjut di musim panen berikutnya,” ujarnya.

Rasa syukur pun terpancar dari para penerima manfaat. Hartoyo, warga RT 001 RW 002, menyampaikan kegembiraannya atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, pembagian beras ini sangat meringankan kebutuhan keluarga kami. Semoga Allah membalas kebaikan para muzakki,” ujarnya penuh haru.

Tidak kalah hangat, Turasman, marbot masjid dari RT 006 RW 002, menyoroti nilai kebersamaan yang terjalin melalui program ini.

“Berasnya bermanfaat, tapi yang lebih penting adalah kebersamaan antarwarga semakin erat. Tradisi mulia ini harus terus dijaga bersama,” ungkapnya dengan wajah sumringah (*)

By times7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *